Wednesday, September 25, 2013

Di-Jodoh-Kan?

“ Dia itu dijodohkan orang tuanya! Ketemu istrinya itu pas mau tunangan. Jadi, seminggu setelah ‘dipertemukan’, mereka tunangan. Dan nikahnya itu setahun setelah tunangan. Nunggu istrinya tamat SMA dulu ! ”. 

“ Sebenarnya dia punya pacar, tapi orang tua nya gak suka sama pacarnya. Maka gak direstui lah hubungan mereka. Jangan tanya kenapa, aku juga gak tau. Tapi ya, katanya itu, jadi anak kita nurut apa kata orang tua aja, insha Allah yang terbaik, Insha Allah berkah” 

Aku hanya bisa diam. Mendengar cerita singkat temanku sukses buatku terdiam dan berpikir. Ya Alloh, hidup itu begini yah? Harus memilih. Antara keinginan kita, juga keharusan. Jujur aku salut sama si Dia di atas. Memilih untuk membahagiakan yang seharusnya dia bahagiakan. Bukannya tidak memperjuangkan cintanya, tapi aku yakin, cinta sesungguhnya lah yang dia perjuangkan.


Sedang mengingat percakapan di dalam angkot siang tadi. Kami tak lagi bergosip. 
Hanya sedikit berdiskusi tentang kampus dan jodoh :D

Monday, September 23, 2013

(Mungkin) Masih Sama

Aku masih sama dengan harap yang juga tetap setia pada tempatnya.  Tanpanya, bagaimana aku bisa membuka kenangan kita?

Apapun itu, Aku suka caraku dulu menyukainya.... 


from deviantart(dot)com

Hanya ingin menulis
Malang, Senin, Lewat tengah malam...

Thursday, September 12, 2013

Entah Ini Kenapa!


Jika malam diciptakan Sang Tuan untuk lelap. Maka kali ini tidak untukku.
Aku bisa punya malam yang tak aku maui.
Ketika akan banyak yang menarik-narik ingatanku ke sana sini. 
Kadang mereka membentuk satu garis dari tarikan yang menyambung itu.
Menyata mimpiku. Tapi bisa jadi mereka juga menguraikannya lagi. 
Putus. 
Dan aku sedih sendiri.
Seperti malam ini. Aku agak benci. 

taken from google

Aku ingin mimpi datang menjengukku, menarikku. Lalu istirahat hingga esok pagi.

Malang, 12 September 2013, 00:10 tengah malam, dan tepat sebulan di sini.