Showing posts with label sedikit curhat. Show all posts
Showing posts with label sedikit curhat. Show all posts

Monday, March 04, 2013

March , my feeling and me !

Bismillahirrahmanirrahiim...

1st Monday on March. It's sunny outside. 


Genap 10 bulan tak lagi berlabel mahasiswa. Well, mengingat sedikit ke belakang, selama 10 bulan itu  pernah jadi pengangguran :D yang bangun siang tidur larut (alhamdulillah ga lama) , pernah juga jadi pengajar pagi di SMA ( yang ini sekitar 1 setengah bulan ) +  sore english school (course) (yang ini lagi vacuum sementara) + malam @students' house (private) (yang ini masih sampe sekarang)

Dan sekarang saya di sini, kembali ke kampus saya. 8am to 4pm. It's not my decision, actually. I just want to  enrich my experience. I've already known teacher's feeling n now Allah gives me chance to feel how to be a staff. Dean's staff. 

9 Januari - hari ini, 4 maret 2013. Hampir 2 bulan. Saya belajar berhadapan dengan atasan  saya dan perangkat-perangkatnya, berbicara pelan dan sopan, menjawab pertanyaan-pertanyaan mahasiswa yang kadang belum paham prosedur ini itu, merapihkan surat-surat yang masuk untuk atasan plus menyeleksi beberapa berkas dan skripsi yang harus ditandatangani oleh Pak Dekan. Jadi Staff nya Dekan yang super tegas ke mahasiswa makes me learn how to face 'pejabat'.

" Haahaa, sepertinya kau bakalan mati karena bosan, kerja di sini " Kata senior saya sambil tertawa meremehkan, yang sampai sekarang kuliahnya belum selesai dan saya tak pernah dengar kabar nya.

" Ah, kau sudah di sekolahkan sampai sarjana , kok cuma antar-antar surat ke Dekan " yang ini kata salah satu dosen favorit saya. Well, agak menyakitkan sih pemirsa, tapi saya tau itu hanya statement peduli untuk mahasiswinya yang dulu sering banyak bertanya. (Mungkin) Dosen favorit saya ini berharap saya 'lebih' dari sekarang. U are what u think, nunee (katanya)

"  Maksimalkan kinerja mu, dek. Nanti lanjut lagi sekolahnya. :) " Dosen FKIP MIPA yang juga Ayah sahabat saya berkata sambil senyum. Yang ini pas beliau lagi nunggu Bapak Bos di ruangan.

Well... I didn't ask their comments , but they gave me. Even it's good or not, I love it. I am in processing to be where I should be . and I want to enjoy d process and do my best. Allah SWT is the only one who knows my story. I believe that He placed me here because a reason. I'm really grateful for being here. I get many new things. but I still keep tryin' to look for the next way ! D way to have a better place, to reach my dream, my passion.  Hopely.

Nah pemirsa, kalian percaya kan bahwa 'kebetulan' itu tak ada. Saya ada di sini dengan pekerjaan saya sekarang karena Januari kemarin saya mengantar undangan nikah sahabat saya untuk dosen pembimbing saya dulu. Dan (bukan) kebetulan, Ibu dosen pembimbing saya itu bilang kalau Pak Dekan lagi butuh staff secepatnya. 
"Saya rencana mau lanjut sekolah lagi Bu." kata saya waktu itu.
"Iya, sambil menunggu beasiswa dibuka, masuk saja dulu jadi Staff Dekan" jawaban Ibu itu.

Saya pun di sini, karena rencana Nya. Dan saya percaya, Allah SWT masih punya rencana lain yang harus saya lalui. Akan lebih indah. Insha Allah. 


Dan untuk komentar-komentar yang datang, yah, they don't know what happened inside. that's why they can comment freely. Hey, u are my spirit boosters actually!!!

*bersiap pulang :) 

Monday, December 17, 2012

Rasa yang Tak Lagi Biasa



Maaf, mungkin yang ini akan jadi curhatan yang ke sekian. Bosan? Kuharap jangan ! Tetaplah setia di sana. Mengeja kata. Mengeja rasa.

Ini tentang satu nama. Yang sudah lama. Teman biasa. Awalnya.

Ah, akhirnya nanti aku tak tau akan seperti apa. Sekarang pun belum istimewa, hanya Ia lebih dari teman biasa.

Ada jarak antara biasa dan istimewa, bukan??

Tentang rasa, aku pernah salah. Ya aku. Bukan salah siapa-siapa. Aku pernah keliru mengira, bermain-main dengan yang kupikir cinta. Hahahaaa. Aku bahagia bisa tertawa ketika mengingat semua. Menertawai diriku sendiri.

Syukurnya aku tak lantas menutup diri. Sahabatku justru berkata, aku jadi lebih dewasa. Ah, aku tak tahu. Tapi, semoga.

Dia yang kemarin pun pelan-pelan pergi. Tak lagi ada di kepala dan hati. Allah dan waktu yang membantu semua. Setelahnya, aku justru ingin sendiri. Aku butuh banyak waktu memperbaiki pikiranku, belajar tentang banyak hal.

Hidupku membaik. Sangat membaik. Banyak ‘hadiah’ yang Allah beri. Anugerah.

Dan sepertinya belum lama ini, Allah juga ‘memberiku’ dia yang lain. Dia yang telah kukenal lama. 12 tahun lalu. Yang sebelumnya tak pernah ada cerita tentangku dan dia. Dia yang dulu tak pernah jadi apa-apa di hidupku. Teman biasa. Sangat biasa.

Lalu tiba-tiba dia datang. Dengan kata. Dengan rasa, katanya. Ah, entahlah. Sepertinya dia tak lagi biasa. 

Aku hanya tak ingin ada yang salah, aku atau dia. Kali ini aku ingin belajar menjaga. Menempatkan rasa kemana ia seharusnya. Pun aku tetap menghargai dirinya. Sangat menghargainya.



Seperti melupakan, menyayangi pun butuh waktu.

Kau, terima kasih untuk mengerti, untuk rasa yang kau beri.

Aku mungkin akan tetap di sini, mem-baiki diri dan hati,
menunggu kau datang dengan janji karenaNya juga karenaku.

Atau nanti ketika kau ingin pergi, membawa hati...



Desember, 18 2012, 00:25
Untuk Kau di tulisan ini, Semoga kau tak membacanya. *eh :p


Wednesday, November 21, 2012

Ini Tentang Kita, Waktu !

Bahwa aku berjalan bersisian dengan waktu. Menikmati irama langkahnya. Menyesuaikan ritmenya. Menghargai kemana ia membawaku. Memperlakukannya sebaik mungkin.

Sepertinya tak mudah. Aku sedang berusaha mencoba. Sedang berusaha menyesuaikan semuanya.

Waktu. Kau yang bahkan aku tak tahu sampai kapan kita bisa bersama. Kau yang Dia berikan. Ada batasnya.

Maka sebelum kita terpisah. Sebelum kau dan aku tak bisa bersama. Ijinkan aku bersahabat denganmu. Sebelum 'jatahku' habis. Sebelum semuanya hanya jadi sesal nantinya.

Tentang diriku. Tentang bersyukur. Tentang perubahan. Tentang berusaha lebih. Tentang rahasiaNya. Ah, tentang semua.

Sekarang, tentangmu, tentangku.

Tentang kita, waktu ! :)



Aku, 22 tahun hampir 23. Sebulan terakhir sedang mempelajari karakter dari nama-nama baru. Sedang beradaptasi dengan ritme hidup yang baru. Juga. Menyenangkan....


Friday, October 26, 2012

Dia, Perempuan Itu Mulai Lagi :(

Dua tahun lalu, eh tiga mungkin. Saya pernah bertengkar dengan pacar salah satu sahabat saya. Bukan bertengkar live sih, status war (waktu itu eyke belum maen twitter). Karena dia ada di seberang pulau sana, dan pacarnya ada di samping saya (maksudnya kami se-kelas dan bersahabat). Dia cemburu berat karena saya sering up-load foto yang ada penampakan pacarnya. Padahal itu foto rame-rame ya. Malah justru dia mengira saya suka sama pacarnya. Waduuh.

Dia mau saya menghapus semua foto yang ada pacarnya. Saya jelas ga mau. Kan kenang-kenangan rame-rame. Dia ga terima, saya apalagi. Maka bertengkarlah kami. Via sms-lah, mesej di fb lah, status lah. Saya yang waktu itu masih sangat-sangat belum dewasa, makin dia minta untuk berhenti up-lod foto, makin jadi pula kelakuan saya *senyum iblis*. Dia me-remove akun saya (padahal dia yang add loh) hhehe. Sempat maaf-maafan, dia add lagi, bertengkar lagi, remove lagi. Hanya gara-gara foto.

Ga ada yang salah dengan foto-fotonya menurut saya. Toh kita rame-rame. Dan ga ada pose aneh-aneh. Tapi mungkin karena Jarak yang membuatnya ga bisa ketemu dengan pacarnya membuat dia uring-uringan sendiri. Parahnya juga saya ga mau memahami posisi dia. Saya kesal tiap ada komentar ga jelas berbau sinis nya di status atau foto-foto dalam akun saya. Maka, saya memilih untuk ‘block’ akunnya. AMAN. Eh saya diblock dari akun pacarnya. Yah ga apalah, toh di kampus masih bisa ketemu. :p

Nah, dari terakhir kali kita block2an, akun saya bersih dari status-status perang. Mungkin memang kita sama-sama belum dewasa. Jadi lah, nda ada titik temu, selain ber’musuh’an. Terus, hubungan saya dengan sahabat? Baik. sangat baik. Hubungannya dengan pacarnya pun juga tetap baik.

Sebagai muslim, saya tau saya salah. Tapi susah rasanya untuk menemukan 'jalan damai'. Alhasil waktu lah yang membuat rasa kesal saya hilang pelan-pelan. Saya juga udah mulai lupa dengan dia. Alhamdulillah. 

Sampai sebelum sore ini, saya pikir permusuhan kemarin sudah selesai. Tapi, ternyata....

Huuu... Dia, perempuan itu, mulai lagi. Sms ucapan ied adha yang saya kirim ke nomor hp sahabat saya dibalas kasar sama dia :'(  

 "Oh, I c. It's not u,kar. Just b calm n smart, pleasee ! It's holy day. i don wanna make nu problem !
 thanx God! now, i'm mature enough" (balasan sms saya untuk sms kasarnya)


Saya sedih waktu baca sms nya. Saya tak punya niat untuk 'cari masalah' lagi. Saya hanya mau  kirim ucapan ied.adha untuk  pacarnya, sama seperti ke sahabat saya yang lain. 

Tapi juga saya bahagia, karena dalam 2 tahun-an setelah pertengkaran dulu saya merasa sangat jauh lebih dewasa dan tidak lagi norak. 
Alhamdulillah.

Monday, October 15, 2012

Tiba-Tiba Karena Dua Puluh Dua =D


Bismillahirrahmanirrahim. 

Dua belas malam lewat (waktu Indonesia bagian Palu dan sekitarnya :p ) , dan ngantuk tak kunjung datang. Apa mungkin karena mocca float 4 jam yang lalu? Mari bermain kata.

Beberapa menit lalu, saya mengingat apa yang terlalui sore tadi. Tentang 22. Beberapa anak-anak di tempat baru saya bertanya, how old I am. Dan yah , I answered I’m twenty two. With smile of course. So, what’s d problem ? -_-

Well, tak ada yang salah sebenarnya, saya hanya tiba-tiba berpikir dan diam sejenak. Sedikit lama tepatnya. 22 tahun. Angka yang beberapa tahun kemarin, lumayan besar menurut saya. Dan sekarang ‘ia’ menempel di diri saya. Yah...

Banyak yang berlarian di kepala saya, tentang diri saya tentunya, orang tua, adik, keluarga besar, jauh, dekat, sahabat, teman, hal-hal yang saya sudah lakukan, pencapaian, kegagalan, dosa, hal-hal bodoh, kenangan, jodoh, masa depan, mati, surga, neraka... ah , kepala saya sedang, dan akan bekerja berat :D

I’m growin’ old ! n I want to enjoy all the steps ! ^^ Seorang sahabat pernah berkata, “nikmati saja step yang sedang berlangsung, kelak kau akan rindu semuanya” Dan yah, I can feel that sentence.

Bersyukur ! it’s d first thing to start everything. Terlalu banyak yang harus disyukuri, kecil, simple, besar, banyak yang sudah Allah SWT berikan Cuma-Cuma, tapi kadang saya terlalu sibuk melihat ‘hasil’ orang lain, tanpa tahu kalau memang mereka berusaha lebih dari saya. Jujur, saya sering iri, iri melihat pencapaian, keikhlasan, juga hebat orang lain. Lalu lupa kalau saya terlalu lama diam tanpa ada action seperti mereka. I’m d ‘watcher’ only . Kalau sudah begitu, maka tertutuplah mata saya dengan nikmatNYa. -___-

Manusiawi, lupa ada untuk supaya kita tahu bawa tak ada Ingat dan sadar kalau tak ada lupa. Tak ada taubat jika tak ada khilaf. Tak ada benar tanpa salah. Yang penting adalah bagaimana diri sendiri bisa belajar dari pengalaman dan waktu. Juga bagaimana tak terlalu tinggi frekuensi salah yang ter-buat. 22 tahun, layak untuk terus mengingati diri, tanpa terlalu banyak ‘berharap’ banyak hal (yang kita sendiri belum lakukan) dari orang lain.

Entahlah, malam ini, siang dan sore tadi, saya seperti diperintahkan untuk bersiap-siap. Akan ada sesuatu di depan sana. Baik kah? Saya *harus* yakin, baik ! Just be brave to face that!

Pada akhirnya, saya sudah 22 tahun, dan saya terlalu bahagia! Terima kasih ya Rabb.  Selamat datang hari-hari penuh warna !



Hanya bercerita, tak berharap untuk dimengerti ... ;) 

Sunday, July 01, 2012

Masih tentang Cantiknya Juni di Awal Juli

Bismillah.
July 1st. Seperti orang kebanyakan, saya juga udah say julywish. Dan wishes jangka panjang lainnya. :)

Tapi, sebenarnya saya masih nyaman di Juni kemareeennn. Actually, June 29th was my 22nd birthday. Tambaah tuaaa sayaaaa.  Setaun sekali banyak doa di wall fb saya dan beberapa di twitter. Alhamdulillah, thanks for all. You made me happy. ^_^ Harapan yang sama untuk kalian.

Kepala saya betul-betul masih digentayangi apa yang terjadi di hari hari sebelum dan pas ulang taun saya.  Saya ingat di 27 Juni, lutut salah urat, dan alhamdulillah di 28, sakitnya berkurang (dan sekarang udah sembuuuuh :D), So saya bisa ikut Gladi Wisuda !

Pagi 28 Juni 2012, GLADI Hari Pertama.
Kurang lebih jam 9, Di auditorium Kampus tercinta, udah banyak calon wisudawan/wati nongkrong2 depan gedung. Setengah 10, gladi nya dimulai. Arahan-arahan tentang urutan acara, things that We MUST Do, and Dont , semuanya dikasih tau. Supaya nanti pas hari H semuanya lancar dan gak ngulangin kesalahan beberapa wisudwan taun lalu. Ya, semoga, aamiin ya Rabbal alaamin.

Sore 28 Juni 2012.
Rutinitas akhir minggu with my some best friends belakangan ini, joining toefl training @Language Center Tadulako University.  Whadda interestin’ class.

Maghrib, 28 Juni 2012.
Ga pulang ke rumah, langsung ke tempat course teman. Maghrib dulu di sana. Juga ada acara kecil2an, dan ternyata acaranya HAMPIR HANCUR. Berniat jadi tamu yang duduk manis, eh justru jadi tuan rumah yang menghadapi  ‘Raut Kusut’ pengunjung. Ampuuunn dah, blom makan, saya justru harus sabar mengatur sana sini. Kalo bukan teman baik yang punya hajatan, saya udah kabur duluan. But, alhamdulillah, semuanya selesai tanpa ada yang  berkicau dan tonjok2an. Pulang hampir jam 11 ditemani hujan kecil kecil.  Great Job, Arul ! Ini awal kesuksesan kita. Tapi, AWAS kau e ! :D

Hampir Tengah Malam, 28 Juni 2012.
Saya udah ngantuk. Capek. Seharian ga di rumah. Sebelum tidur, tunaikan isya dulu. Dalam doa, saya ingat kalo besok 29 Juni. Ulang tahun saya. Dan 22 tahun lalu di tanggal yang sama, kedua orang tua saya, menunggu anak pertama mereka. Mama kesusahan melahirkan saya. Tak sampai 2Kg. Anak mereka terlalu kecil pada saat itu. Tapi, bayi itu kuat. Tanpa inkubator. Dibesarkan dengan harap dan kasih. 22 tahun, dan entah sampai kapan. Karena itu, saya selalu menganggap kalau ulang tahun itu spesial. Mengingat mereka, orang tua, bertahun2 lalu cemas, bahagia, haru menunggu kita.  Dan Melihat semuanya terlalu sibuk dengan urusan masing-masing, di 22 ini, saya tak berharap kado, kejutan atau apapun dari orang-orang di sekitar saya.  Bisa selesai kuliah dan wisuda di 2 July 2012 besok sudah jadi kado indah. Saya hanya bersyukur atas doa2 saya yang hampir semuanya terjawab, dan meminta (lagi) kepada Allah, “ Ya Allah, saya ingin sesuatu yang istimewa dariMU kali ini, yang bisa mengingatkan kalo 22 tahun saya sangatlah spesial, buat saya bahagia, aamiin”  Itu doa inti saya.  Setelah itu, tidur :D

Pagi, 29 Juni 2012, ulang tahun 22 saya.
Buka hp, hanya ada 1 sms. Dari Fatny, sahabat saya. Tiap tahun, ni anak selalu on time ngasih ucapan. I lope u dah :* Yang lain? Belum ada. Ya sudahlah. Toh  sudah tua juga. Bukan lagi anak belasan taun. Itu pikir saya. Dapat doa dari mama. Sedangkan Papa? Yaaah, hanya kasih selamat, trus melawak lagi seperti biasa *papa saya masih kerabat dengan tukul, efek sering nonton Bukan Empat Mata* . Nina, adik saya? Lebih parah, nanti pas liat saya sibuk reply ucapan HB di fesbuk baru dia bilang “Oohh iyyaa yaa, Ulang tahunmu harii inniii, selamaatt e, traaaktiiir!” Jiaaaaaaahhhh....

Masih hari yang sama, Jam 9-an, GLADI HARI kedua. Detik2 Allah SWT menjawab doa saya.
Otw ke kampus, baru deh masuk sms2 sahabat sahabat saya. Si Muja yang ‘ngojekkin’ ke kampus, baru ngasih selamat pas sampe di auditorium. Betul-betul daah.  Dan pagi itu, gladi udah dimulai. Orang2 sudah di dalam gedung.  Maka bercepat-cepatlah saya melangkahkan kaki. Pas di pintu masuk, Fitry, teman saya, senyum melambaikan tangannya, sambil mengatakan sesuatu dari tempatnya. SAYA TIDAK PERCAYA. Sampai akhirnya saya bergabung dengan beberapa wisudawan di kursi paling depan lainnya , dan mendengar nama saya disebutkan. Ada yang lain di hati saya. Allah SWT menjawab doa saya. “sesuatu yang istimewa” Dia berikan tepat di hari ulang tahun saya. YUNI AMELIA, A 121 08 098, LAMA STUDI 3 tahun 10 bulan, IPK 3,68, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Nama saya disebutkan sebagai salah satu wisudawan terbaik kali ini. Bersama 9 wisudawan terbaik dari masing-masing Fakultas yang lain, kami diberikan arahan, maju ke depan ratusan wisudawan lainnya. Alhamdulillah, I have no words to say. Melihat teman-teman di depan men-senyum-i saya. Rasaanyaa, ah. Sampai sebelum nama saya dibacakan saya tak pernah berpikir  tentang hal ini. Justru sebelumnya tak ada niat untuk ikut wisuda. Tapi lihatlah Allah SWT punya jalan lain untuk hamba-hambaNYa. Jalan terbaik.  ^_^

Jadilah ucapan selamat untuk saya pada hari itu bertambah. Saya bahaagiaaaaa. Sahabat-sahabat, juga, orang tua, dan lucunya adik saya heboh sendiri. Hihihiiii. Alhamdulillah. 

after Gladi.
yaya-fifi-putri-unni-ayie

Saya menulis di blog ini, sebenarnya takut dianggap riya'. Saya sadar, pencapaian kecil ini belum ada apa-apanya. Hanya ingin mengekspresikan rasa syukur dan bahagia. Otak manusia tidak permanen. Mungkin saja nanti saya bisa beranjak lupa tentang kebahagiaan jaman muda ini, tapi blog ini bisa kembali mengingatkan saya :D.  Juga untuk sama-sama saling mengingatkan, bahwa Allah SWT selalu memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Meski kadang Bukan yang kita pinta, tapi Dia memberikan yang lebih indah. Jangan lelah meminta, jangan lelah berusaha. Dan bersiaplah menerima kejutan-kejutanNya. ^_^

Tentang menikmati jalannya hidup dan bersyukur di setiap kedipan waktu. Unni.

 Award dari Mbak Syam
ah, Saya memang sedang berbahagia

Wednesday, May 09, 2012

Manusia itu Lisan nya Terjaga bukan???

Seperti linglung, mencoba berdiri, setelah jatuh karena kata-katanya. 5 menit lalu, rasa ini tak ada. Kesal ini entah dimana. Dan sekarang, susah ku padamkannya.
Untuk dia yang tak tau bagaimana lisan harus bersuara...
Tolong, DIAM lah ! Maka tetap ku lihat kau sebagai manusia ...


Saya lagi kesal :(
Tak tau kenapa. Ada rasa tak suka ketika saya harus membaca satu kalimat di layar  putih berpinggiran biru itu. Untuk saya. Iya, untuk saya. Sebuah hinaan. Tak apa sebenarnya, KALAU memang saya melakukan hal yang salah , hina. Tapi ini? Bahkan berbicara dengannya tentang hinaannya itu saja saya belum pernah.


Maafkan saya. Mungkin tak nyaman teman-teman membaca kata-kata saya. :) 


Ini untuk dia, yang selalu tak bisa menjaga kata-katanya..
Berubahlah, karena ku tau kau pun sangat tak suka  untuk mendapatkan hal yang sama !


Dan untuk saya, anggap saja ini kejamnya lingkungan sekitar, sebelum dikenalkan kejamnya dunia :))


taken from here

Sunday, May 06, 2012

Nama dan Kata

Ketika kata berbicara, maka akan ada cerita tentang 'harta' yang terekam, tersimpan..
Ketika kata berbicara, maka aku bisa betah, mengeja, mencerna makna...
Ketika kata berbicara, maka ku kenal kau siapa ...
Ketika kata berbicara, ku harap dunia membacanya...
Here I am , dengan segala kata yang akan berbicara ..Padamu , padanya, pada kalian semua... 




Assalamu'alaikum ...
Happy off day y !
Yang lagi liburan , semoga liburannya menyenaaangkaaann !
Yang hanya stay di rumah, dengan kerjaan rumah, selamaaat ya , kita sama ! :D
Yang lagi sakit, semoga cepat sembuhh, aamiin :)
Yang lagi blogwalking, sering-sering main kesini ya ;p *promosi*


Well, 6 Mei 2012 ...
Curhat dikit tak kenapa kan? ;p
4 bulan 2 hari umur blog saya ini. Alhamdulillah. Kalau dipikir-pikir, saya banyak 'bertemu' dengan tulisan-tulisan yang indah bermakna, yang memotivasi, menginspirasi dan yang bisa mengeringkan gigi *gara-garangakak :D. Mantap dah. Itu kalau dipikir-pikir ya. :) 

Nah, kalau diingat-ingat, tak terhitung banyaknya pergantian template, header, background.. :) Tampilannya berubah-ubah. Ga sonsistem *bacaKonsisten* :D
Dari yang warna nya menyilaukan mata, ada lope2 nya, sampe yang sekarang ini, pink simple template.  Yah, di umur yang segini unyunya, blog saya ini masih labil, pemirsa. 
Seperti manusia, 'ia' lagi dalam proses menuju dewasa, dan semoga prosesnya tak lama. Insha Allah.

Episode Hidup Unni, nama kedua 'nya' . Nama pertama'nya' apa ya? Hmmm *mengingat dan pura-pura lupa* :D . Diary on-line, itu niatan saya dulu. Menjadikannya tempat bercerita, berbagi tiap detik hidup saya. Tapi kesini-sininya saya justru jarang bercerita tentang hidup saya. Karena terlalu biasa, terlalu rahasia dan kadang terlalu istimewa :D *Menghibur diri*

Sudah lama terpikirkan, dan hari ini saya mengganti (lagi) nama blog sederhana ini. :) 
Kata-Kata Unni. Ya, karena saya sangat suka bermain kata, dan tak hanya tentang hidup saya. Tak jauh berbeda dengan nama sebelum nya, (sama-sama 3 suku kata, dan sama-sama ada 'unni'nya) harapan saya 'ia' bisa lebih dewasa, berguna, dan lebih bernyaawaaa ! :) Yah, semogaa ! :)

Palu, 6 mei 2012
Ditemani secangkir kopi hitam nya Papa ;p

Sunday, April 15, 2012

Harap untuk Esok :)

Alhamdulillah...


Bahwa  Dia selalu bersama orang-orang yang berusaha, sekecil apapun usaha itu. Antara percaya dan tidak, hari ini target saya dari sebulan lalu bisa tercapai. Senang? Tentu. Bersyukur? Sudah pasti. 


Tak mau terlalu senang lalu lupa untuk terus berusaha, saya hanya berharap semoga besok , besok, besoknya lagi, saya tetap semangat menebus target-target berikutnya, hingga nanti semuanya bisa berjalan lancar. Aamiin.


Pun doa yang sama teruntuk kalian, teman-teman. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberi semangat untuk tetap berbuat, berusaha dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.


Ya Allah,Terima kasih untuk gratisnya tiap detik berharga ...
Terima kasih untuk tak habisnya warna yang ter-eja ...
Terima kasih untuk tiap tanya, tawa dan rasa dari mereka ...


Di penghujung 15 April 2012
Syukur ku ...

Sunday, April 08, 2012

Tersadar ... :(

Ketika kau sudah sangat merasa nyaman, sayang dan percaya dengan orang-orang yang hampir selalu ada di tiap-tiap hari mu, tapi belakangan kau tau kalau ternyata itu tak terjadi dengan mereka kepadamu... Bahkan kau tau, mereka ternyata lebih suka kalau kau tak ada...


Apa yang terpikirkan olehmu ?


Apa yang kau rasakan?


Sedih kah? Kecewa kah?


Lalu apa yang akan kau lakukan?


Pasti ada yang salah dengan sikapmu selama ini !!


Pertanyaan-pertanyaan yang belakangan ini mengisi hari-hariku. Mengganggu pikiranku. Seorang sahabat datang padaku dengan matanya yang penuh dengan pertanyaan, penyesalan, dan bulir bening yang tertahan di sana. Saya bisa membayangkan bagaimana perasaannya.


Picture from here

Hmmm, sebenarnya, tak ingin mengungkapnya di sini. Hanya saja, saya berharap kepada kawan-kawan yang sudah ikhlas mengeja kata-kata ini, bisa menjadi ‘kau’, dan berbagi rasa di sini. 


Atau mungkin cukup amin kan harap ku dan sahabatku , semoga semuanya tak seperti yang kami pikirkan :(


8 April 2012
Bersama seorang sahabat terus Meng-introspeksi diri...

*curhat lagi ya, sebentaaarr saja :p

Alhamdulillah, saya ingin berbagi bahagia :) hari ini, Allah SWT menghadiahkan saya tambahan motivasi melalui Mbak Mira (Terima kasih, untuk GA nya yang sangat bermanfaat) . Catatan Hati saya di 10 Maret 2012 'kemarin', masuk di dalam daftar 10 pemenang  Catatan Hati 10 Maret- @yank Mira #1 Give Away. Pencapaian kecil bermakna besar bagi saya. Ah, semoga di hari-hari ke depan, lebih berwarna, lebih ceria, dan lebih bermakna lagi, aamiin. Keep writing, kawan ! Keep writing jugaa, unni !!! :D

^__^