Saturday, May 26, 2012

Rindu, Terima Kasih dan Maaf

assalamu'alaikum,wr wb.

Sepertinya akan jadi postingan yang lumayan aneh. ;p

Maap yang sebanyak-banyaknya saya sebarkan melalui tulisan saya ini. Untuk teman-teman bloggers. Maap karena belum bisa berkunjung balik ke rumah-rumah ‘cantik’ dan ‘ganteng’ kalian.

Huaaaa. Saya pengeen jalan-jalan ke rumah kalian. Mendalami tulisan kalian. Apalagi melihat ada beberapa tamu baru. Sepertinya belum afdhol, kalau belum berkunjung balik. :D

Tapiiii. Keadaan ga mengijinkan saya untuk berlama-lama menikmati my lovly job. Blogwalking. Untuk posting ini saja, saya harus mencuri waktu. Dan merindu. Huuffh *Jangan mengeluh, unni!*

Ok. Saya ga ngeluh. 

Mending saya ucapkan Makasiiih buat yang udah mau maen-maen ke rumah saya + yang udah follow jg. i’ll visit u back. As soon as possible. ^__^ . 

Oh y, Insha Allah, i’m goin to face my skripsi exam next Thursday. Hope, it will run well. Give me ‘aameen’ , please ! :> Thanks a lot, y :D

I miss ur words . unni. 

stock lama nyolong di polder :p


Monday, May 21, 2012

Ada Mama di Antara Saya dan Mereka


“Kau nda bisa paksa semua orang suka sama kau, nak ! Mungkin ada sifatmu yang buat teman-teman mu nda nyaman sama kau ! Sama seperti kau nda bisa nyaman dengan semua teman-temanmu. Jadi, tetap jaga hubungan baik sama semua teman-temanmu. Jangan hanya ‘jeleknya’ saja yang kau ingat. Ingat kebaikan-kebaikan nya selama kalian berteman. Jangan sampai semua itu sia-sia.”

Huuaa, nasehat mama tadi pagi, hampir saja membuat mata saya basah. Untung saja, saya cukup kuat untuk tidak membiarkan air mata keluar dari tempatnya. :D

Ga tau kenapa, tiba-tiba saja saya merasa ada yang lain dengan sifat saya akhir-akhir ini. Bukan. Bukan saya. Tapi ‘lingkungan terdekat saya’. Dan tadi pagi, saya mencurahkan perasaan saya sama mama. Berharap mama bisa ‘menjawab’ semuanya.

Uneg-uneg pun keluar, sedih, jengkel, umpatan-umpatan yang sebelumnya saya simpan sendiri, saya sampaikan ke mama. Berharap  mama membela saya. Dan ikut menyalahkan orang-orang yang menjadi Tersangka di curhatan saya.

TAPI APA? Mama Justru menyalahkan anaknya sendiri. Huuuaaaa . T_T. Itu mama saya bukaan???

Dengan semangat 45 saya bercerita, sebaliknya mama juga semangat jaman penjajahan menasehati saya. Halus mama menjelaskan hal-hal yang sebelumnya terlupa dari pikiran saya. Dan saya hanya bisa DIAM. Ya itu tadi, diam menahan air mata, dan berpikir kalau semua yang mama bilang SANGATLAH BENAR !

Saya pun dibuatnya memarahi diri saya sendiri. Saya yang ingin dimengerti. Tapi tanpa saya sadari saya ga bisa mengerti orang-orang di hidup saya. Saya yang ingin disukai, tapi selalu bisa dengan mudah melakukan hal-hal yang menjengkelkan.

Well, seharian ini saya hanya berpikir, berharap, (dan tentunya mama juga) semoga saya bisa menjadi lebih dewasa. Lebih mengerti. Dan lebih menerima ‘anggapan’ orang-orang sekitar saya. aamiin. 

“Karena diri sendiri pun belum tentu mengerti”
Unniamelia

taken from here

Saturday, May 19, 2012

Karena Seseorang, Dia Kuat.

Assalamu'alaikum wr wb.
Tolong baca dari awal sampai akhir, *ga banyak kok* :D

taken from here

Sabtu pagi, di sini cerah ! Langit biru, bersih. Matahari juga nyaman menyinari makhluk-makhluk di bawahnya. Dan masih liburrrrr! Alhamdulillah. Tapi saya ga lagi liburan kemana-mana. Hikkks. Padahal cuacanya mendukung. Terikat dengan 1 kegiatan, yah, semoga besok masih bisa melang-lang buanaa.

Soooo, hanya duduk manis depan notbuk, Online, fesbukan, dan BLOGWALKING !!! Jalan-jalan ke rumah-rumah maya tetangga. Mendapat pencerahan, ide, atau sekedar tertawa karena postingan-postingan konyol bin lucu yang empunya rumah. Menyenangkan!

Saya juga jalan ke rumah-rumah anak BSO, membaca kreatifitas mereka. KEREN-KEREN euuy ! Cara campaign-nya beda-beda ! Semoga tetap soliiiddd! Aamiiinn ! Aamiin !

Eh, tiba-tiba saya nemu 1 postingan, “Mama, Engkaulah Penyemangat Hidupku” . Dari judulnya, kita sudah bisa menebak isinya. Saya meng-klik linknya. Mulai membaca,  Dan apa yang terjadi??

Saya harus lari ke kamar mandi karena tak bisa menahan air mata!! Saya mencuci muka, tak mau kelihatan kalo saya nangis. YA!  Saya menangis membaca catatan dari seorang anak yang mungkin kalo saya jadi dia, saya ga yakin bisa se-kuat itu!

Bacalah tulisan ini, teman-teman. Curahan hati tentang bagaimana seorang anak yang kalian tak tahu sebelumnya, tapi Ia ingin bercerita kepada dunia bagaimana ia bisa kuat menjalani hidupnya  sampai sekarang karena seseorang.

Jangan terlewatkan tiap katanya, karena ada yang kalian bisa 'ambil' dari nya, dan mungkin kalian pun akan merasakan perasaannya. 

*Untuk seseorang, saya bangga melihatmu !