Wednesday, June 27, 2012

Lututkuu T___T

Assalamu’alaikum, selamat berhari rabu semuaa..
Diluar lagi cerah, sejuk, matahari masih sedikit malu-malu. Byutiful euy.

Tapii, Lutut kiri saya cederaaaa *berasa kaya pemaen bola deh* T___T. Ga tau apa yang terjadi semalam, tau-tau pas tidur berasa ada yang aneh dengan lutut sebelah kiri saya. Sakit kalo mau digerakkn. Seperti ada yang mengganjal. Pikir saya, hanya dibunyikan seperti biasa (saya sering membunyikan tulang saya) , selesai. Eh ga taunyaaa, (saya tau nya) salah urat.  Jadi, urat di lutut saya ada yang bergeser dari tempatnya. Yang punya lutut kebanyakan gerak kali yaa.

Dan pagi ini saya ga bisa jalan normal. Duduk dan baring. Lutut kiri ga bisa banyak2 gerak. Dipindahn aza mesti minta tolong bantuan tangan. Ga bisa dilipat pula. Saakkiittt.  Minyak tawon pun jadi pertolongan pertama. Itu juga Cuma dioles , belum berani  dipijat. Dipegang aja saakiit.

Pengaruh ga pernah olahraga. Jadi yah begini. Otot-otot sama urat-urat jadi kaku, ga pernah digerakkan. Dan juga mungkin lagi kena teguran dari Allah SWT.  Terlalu sering jalan kemana-mana, jarang di rumah, dan kadang lalai ibadah. Manusia seperti saya, dapat musibah, baru nyadar. Insha allah, semua ada hikmahnya.

But, Alhamdulillah, hari ini , my plan is Just stay at home. So, bisa istirahat full di rumah. Tapi, besoookk??  Yah , Tomorrow is  our Graduation Ceremony's  "Gladi bersih" . and I should come. Hopely, my knee will be 'back' today. So , start from tomorrow, i can do my activities like usual. Aameen. Give me your ameen, readers. Thank u ^_^

Semoga teman-teman semua, sehat selalu , aamiin.

*Ada yang tau Tukang Urut yang bisa menyembuhkan kaki saya tanpa harus diurut ??? :p

Monday, June 18, 2012

Lagi-Lagi Galau, Galau lagi-lagi !

Galau

Sebenarnya saya bosaaaan baca kata yang satu ini. Rasanya hampir tiap hari mata saya bertemu dengan Galau. Di fesbuk lah, twitter, sms, plus di dunia nyata , dia selalu ada. Udah beberapa taun ini, dia Naik dauun euyy. Ga tau kapan pamornya bakalan menurun.

Perasaan ga menentu yang ber-efek kepada ketidaknyamanan kelakuan, pemikiran, dan perasaan. Mungkin itu ya definisi kata SUPER ini. Lagi berantem sama pasangan, Galau. Lagi ditinggal nyari sebongkah berlian, Galau. Lagi di selingkuhin, Galau. Lagi HTS-an , Galau. Lagi nunggu jodoh yang belum nyampe2, Galau. Sampe lagi nganggur, ga nemu-nemu pekerjaan, juga Galau.

Intinya Galau tercipta karena sesuatu yang ga mengenakkan. Dan pada proses peng-galau-an sedang berlangsung, lebih ga mengenakkan laaaggiiii. Makan , ga enak. Maen, ga enak. Baca juga begitu. Yaahh... memang Galau adalah hal Manusiawi yang udah pasti dirasakan hampir semua manusiaaaa. Taaapiiii, Galau kalo diikutin mau nya, hanya akan nambah-nambahin hal negatif dalam hidup kita. Otak nge-blank, yang ada hanya mikirin si penyebab galau. Yang sering galau, pasti udah tau efek samping dari ‘Penyakit’ yang satu ini. Inti nya kita jadi ga produktif.

Hellooooo !! Yang sering meng-galau ria, terutama generasi muda se-muda saya ini (wkwkwkk:p) saya Cuma mau bilang kalau Masih banyak hal-hal lain di sekitar kita yang lebih butuh perhatian kita. Masih banyak hal-hal indah, positif, bermanfaat yang belum kita lakukan. Masih banyak pengindah hidup yang hanya menunggu untuk kita jemput. Masih banyak yang bisa kita lakukan selain ber-galau dan ber-mellow ria.

Jangan biarkan Galau me-lemahkan pribadi kita. Kalahkan dia. Dan rasakan, kalo kita menjadi lebih dewasa, setelah berhasil menang dari pertarungan melawan Galau. Intinya jangan keseringan Galau. Jadikan Galau hanya sebagai tempat singgah untuk beristirahat dan berpikir jalan selanjutnya. Lalu tinggalkan dia. Dan temukan tujuan indah sebenarnya !


d'original was taken from here

Untuk diri sendiri dan yang lagi ber-galau ria.
Mungkin random, dan tak banyak membantu, setidaknya saya mencoba.


Saturday, June 16, 2012

Mulai Melupa

Mulai malam ini aku akan memulainya. Memulai untuk tak lagi memasukkan dirimu ke dalam ingatan, harap dan juga doa-doaku. Mungkin akan susah, tapi kuyakin tak kan mustahil. Mengaburkan segala ingatan tentangmu, pelan-pelan. Memberikan mu pada waktu yang berkuasa atasmu. Kuyakin dia akan membantuku. Seperti jarak yang telah bekerja pelan-pelan masuk ke dalam kita.

Aku tak tahu sejak kapan aku mulai kehilangan harapanku. Impian ku tentang mu, tentangku, kita. Ketika bertahan terlalu lama kulakukan, dan pelan-pelan aku sadar, tak lagi ada alasan.

Dear kau, iya kau. Harapan. Hingga kemarin, kukira artinya sama. Kau dan harapan.

Ah, sudahlah.

Aku harus lupa. Meski ku tau aku tak bisa sepenuhnya lupa. Mungkin pertama-tama aku akan pura-pura lupa,  lalu Aku akan membuat kenangan-kenangan lain untuk menindih semua tentangmu. Hingga tak lagi ada tempat mu untuk terkenang.


Dan tentang harapan, itu tentang bahagia. Bukan kau untukku. Aku sadar. Sekarang.
Dan aku yakin, akan ada senyumku ketika mengingat ini semua. 

taken from here

Palu, 16 Juni 2012, mulai melupa ...
Unni